Mitra Kami

Selamat Datang di

Pusat Layanan UKM Smesco Indonesia

Smesco Indonesia adalah lembaga resmi di bawah Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang bertugas untuk membantu akses pemasaran bagi usaha kecil dan menengah. Silakan hubungi kami melalui saluran komunikasi di bawah ini.

Data UKM di Indonesia

UKM terdaftar dari seluruh wilayah Indonesia

78188

73233

Mikro (94%)

4554

Kecil (6%)

401

Menengah (1%)
Daftarkan usaha anda menjadi mitra Smesco > Daftar Disini!

Peta Sebaran UKM di Indonesia

Silakan klik peta Indonesia di sebelah untuk mendapatkan data yang lengkap tentang sebaran UKM di Indonesia

Lihat Detail
Siren.id

SIREN - Smesco Indonesia Retail Network adalah Platform Bisnis Dropship Bagian dari Smesco Indonesia yang berfokus pada menjual produk-produk UKM di seluruh Indonesia

Smesco Fulfillment Center

Smesco Fulfillment Center adalah gudang penyimpanan barang untuk membantu para pelaku UKM untuk menyimpan barang, packing dan pengiriman yang akan dilakukan oleh tim Profesional Smesco Fulfillment Center.

Pembuatan Badan Usaha

Smesco Indonesia bekerja sama dengan Kontrak Hukum untuk membantu UKM dalam proses pembuatan legalitas badan usaha dengan mudah dan cepat.

Apa itu

Xpora adalah solusi digital yang mendukung pengembangan UKM agar lebih menguntungkan, termasuk dengan mempermudah ekspor ke pasar yang tepat.

Cek Level Bisnis

Yuk, cari tahu level pengalaman bisnis Anda agar kami bisa rekomendasikan fitur yang tepat untuk Anda.

Ya, Cek

Program Kami

Smesco Indonesia mengembangkan SPARC®️ Programs sebagai program unggulan dalam melayani KUKM di seluruh Indonesia yang terdiri dari SPARCTRAC®️, SPARCCAMPUS®️ dan SPARCTRADE®️

/ 01

Sparc Trac

Platform IKU digital bagi para pelaku UKM untuk mengukur apakah sebuah UKM telah naik kelas dan efektivitas program-program Sparc dalam upaya tersebut. Selain itu platform ini juga bertujuan untuk dapat menjadi dasar pertimbangan bagi rekan pembiayaan untuk memberikan pendanaan kepada sebuah UKM....

Lihat Detail
/ 02

Sparc Trade

Platform perdagangan yang bertujuan untuk membantu mempertemukan antara pasokan dan permintaan. Berbeda dengan platform seperti e-commerce atau marketplace, platform ini mendorong pihak penjual atau UKM sebagai pihak yang aktif mencari pembeli melalui daftar permintaan yang dibuat oleh para pembe...

Lihat Detail
/ 03

Sparc Campus

Platform pelatihan vokasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pelaku UKM dalam pengupayaan gerakan UKM naik kelas. Kelas dan pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Smesco sendiri dan juga rekan pengajar yang telah terkurasi untuk melatih di berbagai sektor seperti fesy...

Lihat Detail
thumbnail
Cara Membuat Produk Ngangenin Bersama Jaya Setiabudi
thumbnail
Memulai Beriklan Di Facebook Bersama Fahmi Hakim
thumbnail
Cara Jitu Beriklan Di Google Ads bersama Benny Ho
thumbnail
Strategi Omset Besar Dari Marketplace bersama Ichvan Setiawan

Berita Terbaru

SMESCO Kembali Gelar Event Pasar Nusa Dua
Kesuksesan atas berlangsungnya “Telkomsel Pasar Nusa Dua” yang diselenggarakan pada bulan Mei 2022 lalu memberikan dampak positif terhadap gairah ekonomi pelaku UKM Indonesia yang terlibat, khususnya UKM Bali yang sedang berusaha bangkit pasca pandemi Covid-19. “Telkomsel Pasar Nusa Dua” yang merupakan aktivasi inisiatif pertama dari Event Presidensi G20, juga telah memberikan dampak positif dari sisi trafic dan tenancy terhadap Bali Collection yang akan menjadi salah satu Point of Interest (POI) dari para Negarawan Anggota G20 pada November nanti. Untuk mengulang kesuksesan “Telkomsel Pasar Nusa Dua”, SMESCO Indonesia bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM akan hadir kembali menyelenggarakan event “Xendit Pasar Nusa Dua 2” pada 28 September – 2 Oktober 2022 yang bertempat di Bali Collection, ITDC Nusa Dua Bali. Event “Xendit Pasar Nusa Dua 2” yang didukung penuh oleh Xendit, PT Telkomsel (Persero), PT HM Sampoerna Tbk, dan Brightspot akan mengusung environment experience baru yaitu Sustainable Festival, serta menampilkan talenta, produk, dan merek terbaik dari Bali dan Indonesia yang telah melalui proses kurasi dari food village, retail market, music and art. Lebih lanjut, area event “Xendit Pasar Nusa Dua 2”  akan terbagi menjadi tiga bagian yang terdiri dari: Alun-Alun Pasar Nusa Dua, yang akan menyajikan 12 booth berbagai UKM brand makanan dan minuman khas Unggulan Indonesia, serta produk craft beer dan arak unggulan Bali. Balai Pasar Nusa Dua, yang akan menampilkan berbagai UKM brand fashion, dan aksesories unggulan. Smesco Hub Timur, yang akan menampilkan berbagai kegiatan yang mempromosikan sektor ekonomi kreatif, transformasi iklim pekerjaan hijau, investasi, dan usaha ramah lingkungan, serta ramah sosial. Nantinya, area event “Xendit Pasar Nusa Dua 2” juga akan dilengkapi mini stage dan main stage yang akan menampilkan live music performance/entertainment activity dari musisi Jakarta dan Bali. Pada hari pertama event “Xendit Pasar Nusa Dua 2”, akan dilaksanakan “Launching Smesco Hub Timur dan SMEs Investment Dashboard”. Smesco Hub Timur merupakan program inisiatif dari Kementerian Koperasi dan UKM dengan SMESCO Indonesia yang bertujuan sebagai investment hub yang dilengkapi SMEs Investment Dashboard, yaitu aplikasi sistem informasi pendataan UKM, riset (Business Intelligence), monitoring, dan evaluasi untuk para UKM Seluruh Indonesia, utamanya Indonesia bagian Timur. Dengan adanya inisiatif ini diharapkan dapat menjalin koneksi yang kuat antara para pebisnis, komunitas serta entitas bisnis lainnya sehingga dapat terbentuk ekosistem yang mampu mendukung perluasan akses pasar para UKM Indonesia agar bisa go global. Selain itu, kolaborasi yang saling mendukung antara Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Private Sector, Asosiasi, Komunitas, dan masyarakat, diyakini menjadi kunci keberhasilan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi di Indonesia.
IKUT EVENT INI - BISNIS NAIK KELAS, WAWASAN JADI LUAS
Setelah kemarin Smesco Indonesia menyelenggarakan event Indonesia Digital Meetup 2022 dengan antusias yang begitu besar untuk hadir pada acara tersebut. Banyak sekali yang bertanya setelahnya, "Apakah ada event keren lainnya yang akan diselenggarakan.?" Jawabannya ADA.Namanya ICON2022 ICON2022 akan kembali diselenggarakan oleh GDP Ventura secara offline dengan tema "What's Normal Now". Event ini biasa diselanggarakan setiap 2 tahun sekali, pada tahun 2020 sebelumnya diselenggarakan secara online yang membahas isu terkini di industri digital maupun marketing dan bisnis. Bagi anda yang kemarin ketinggalan atau tidak sempat hadir pada acara Indonesia Digital Meetup 2022. Anda bisa banget datang pada acara Konferensi ICON2022. Kenapa harus ikut event ini ?- Anda yang ingin bisnisnya naik kelas.- Mendapatkan banyak insight.- Mendapatkan wawasan luas.- Mendapatkan banyak relasi. Dan juga menghadirkan 43 TOP Pembicara dan 21 Topik selama 2 Hari.Diantaranya ada:Topik: How Indonesia Can Compete in This Changing WorldPembicara: - Erick Thohir (Menteri BUMN) Topik: The Omnichanel JourneyPembicara:- Teten Masduki (Menteri Koperasi dan UKM),- Kusumo Martanto (CEO Blibli)- Meshvara Kanjaya (Direktur Utama Supra Boga Lestari)Topik: What's Normal Now?Pembicara: - Nadya Ardianti (Chief Client Officer at Kantar Indonesia)Topik: The Power of CollaborationPembicara:Rohan Mathur (Marketing Director SEA at LEGO Group)Jacqueline Karina (Founder & CEO at KOKUMI)Marcel Lukman (President Director at Atmos Indonesia)Topik: Now Normal in BankingPembicara:- Armand Hartono (Deputy President Director at BCA)Topik: Going Paperless & Hackerless 2.0Pembicara:- On Lee (CEO & CTO at GDP Labs, CTO at GDP Venture)Topik: The Latest Trend: Cloud KitchenPembicara:- Abraham Viktor (Co-Founder & CEO at Hangry)- David Soong (Founder of Boga Group)Topik: Creating FuturePembicara:- Andrew Davidge (President at Vintage Electric)Topik: Web 3.0 and Why Does It Matter?Pembicara:- Akshi Federici (Partners at Kraken) Topik: Smart CityPembicara:- Ridwan Kamil (The Governor of West Java)Topik: Post Covid-19: Rethink Consumers = Rethink BusinessPembicara:- Martin Lindstrom (World's top 50 business thinkers) Konferensi ini akan berlangsung selama 2 hari pada 6 - 7 Oktober 2022 di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Ballroom 1 & 2. Yuk DAPATKAN TIKET KHSUS dari SMESCO sebelum kehabisan. Klik tombol dibawah untuk mendaftar.
SMESCO Gandeng BPOM Permudah Perizinan UMKM Obat Tradisional, Kosmetika, dan Pangan Olahan
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor industri makanan dan minuman (mamin) memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Industri mamin merupakan salah satu sektor utama yang mendukung kinerja industri pengolahan nonmigas. Ini terbukti pada triwulan I tahun 2022, industri mamin menyumbang 37,33% dari PDB industri pengolahan nonmigas. Industri mamin menjadi salah satu sektor yang mendapatkan prioritas pengembangan sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Bimbingan dan kerjasama dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas produk pelaku UMKM di sektor industri mamin agar dapat segera naik kelas dan mampu berdaya saing di tengah masuknya produk asing ke pasar dalam negeri. SMESCO Indonesia sebagai unit usaha di bawah Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKop UKM) bersama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersinergi dalam mendukung penuh UMKM Indonesia. Sinergi ini dituangkan dalam penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SMESCO dan BPOM yang dilaksanakan di Gedung SMESCO pada Selasa (06/09/2022). PKS ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM dalam menghasilkan produk obat tradisional, kosmetika, dan pangan olahan yang aman dan bermutu. PKS ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara KemenKop UKM dengan BPOM tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM di Bidang Obat Tradisional, Kosmetika, dan Pangan Olahan. Hadir pada saat penandatanganan Menteri Koperasi dan UKM yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Makro Rulli Nuryanto dan Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar KemenKop UKM Fixy, Direktur Utama Smesco Leonard Theosabrata, dan Pelaksana Tugas Sekretaris Utama/Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Rita Endang. Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM bidang Ekonomi Makro Rulli Nuryanto berharap semoga kerjasama ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM, dan juga meningkatkan daya saing produk UMKM dibidang obat tradisional, kosmetika, dan pangan olahan. “Semoga kerjasama ini dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi para pelaku UMKM dan juga Koperasi,” harapnya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama SMESCO Leonard Theosabrata mengatakan bahwa ini adalah kerja sama kunci dalam upaya UMKM untuk naik kelas dari informal menjadi formal melalui standarisasi. SMESCO sebagai bagian dari Center Of Excellence sedang membangun Cloud Kitchen atau dapur bersama untuk para UMKM pangan olahan untuk bisa Maklon. “UMKM bisa datang ke SMESCO untuk Maklon, di mana fasilitasnya ini tentunya sudah kita desain, dirancang atas anjuran dan arahan dari BPOM, sehingga diharapkan kendala-kendala teknik yang biasa di miliki oleh UMKM terutama yang mikro dan kecil itu bisa ditangani lebih baik,” ujar Leonard. Lebih lanjut, Loenard ingin produk-produk UMKM Cloud Kitchen yang nantinya sudah berstandar sesuai standar yang diharuskan oleh BPOM ini dapat masuk ke SMESCO Fulfillment Center untuk dijual dalam ekosistem reseller yang SMESCO miliki. “Ini menjadi sebuah rangkaian dari ekosistem yang memang kita bangun untuk menghadirkan Centre of Excellence. Semoga kerja sama ini bisa membuahkan banyak hasil untuk UMKM,” tutupnya. Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris BPOM Rita Endang menyatakan BPOM sangat mendukung kerja sama ini untuk meningkatkan Ease of Doing Business, sehingga nantinya UMKM memiliki suatu kemudahan dalam berusaha. Untuk itu, BPOM telah melakukan berbagai upaya seperti pendampingan, membangun ekosistem perizinan, dan pengawasan post-market. BPOM berkomitmen untuk mendukung SMESCO dalam upaya yang dilakukan dalam membangun Cloud Kitchen. Selain itu menurut Rita, kerjasama ini bisa menjadi solusi untuk UMKM bisa naik kelas dengan menghasilkan produk-produk yang aman, bermutu, dan bergizi. “Saya berharap PKS ini dapat kita laksanakan dalam bentuk yang konkrit, dukungan BPOM bagi UMKM binaan SMESCO,” harapnya. Kerjasama kedua pihak ini akan memudahkan UMKM membuat perizinan dengan mempercepat proses Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dengan melibatkan UMKM sebagai pemilik usaha untuk melakukan audit mandiri, sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 75/M-IND/PER/7/2010 tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (Good Manufacturing Practices). Pelaku UMKM yang ingin melakukan audit mandiri penerapan CPPOB dapat membuka link website cppob.smesco.go.id, dan mengikuti setiap langkah-langkah yang ada. Setelah semu terisi, UMKM akan mendapatkan nilai presentase dari kesiapan hasil audit mandiri, dan hal-hal yang harus UMKM perbaiki untuk bisa mencapai presentase maksimal dalam penerapan CPPOB. UMKM dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan bagian Pusat Layanan UKM Smesco melalui Whatsapp 0813 1078 6655. Apabila presentase pengisian form sudah mencapai 100%, maka Pusat Layanan UKM akan meneruskannya kepada BPOM untuk segera dilakukan survei. Namun, apabila presentase belum mencapai 100%, Pusat Layanan UKM akan memberikan alternatif solusi terhadap kendala yang dialami.