Tokopedia menyampaikan mengenai adanya produk UMKM palsu yang terjual di dalam platformnya. Hal itu disampaikan langsung Tokopedia kepada Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco, Wientor Rah Mada.

Wientor Rah Mada menginstruksikan kepada jajaran di bawahnya untuk berkoordinasi dengan Tokopedia mengenai persyaratan dan hal apa saja yang harus dilakukan untuk dapat melaporkan produk yang dipalsukan tersebut.

Meskipun bersifat user generated content (UGC), di mana setiap pihak dapat mengunggah produknya secara mandiri, Tokopedia terus melakukan langkah-langkah untuk memastikan setiap aktivitas dalam platformnya tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.

Di lain sisi, Tokopedia mempunyai kebijakan dalam aturan penggunaan paltformnya mengenai produk apa saja yang dapat diperjualbelikan. Selain itu terdapat juga fitur Pelapor Penyalahgunaan, dimana jika terdapat toko atau produk yang melanggar aturan dapat dilaporkan melalui fitur tersebut.

Vice President of Legal Tokopedia, Trisula Dewantara menyatakan, untuk menghindari terjadinya pembelian produk palsu, Tokopedia mengimbau kepada pengguna platformnya untuk mempelajari secara seksama review dari pembeli-pembeli sebelumnya saat akan bertransaksi. Jika pembelian sudah dilakukan, namun produk yang sampai ternyata tidak sesuai, pembeli dapat melakukan retur terhadap produk tersebut.

“Jangan klik tombol ‘Selesai’ jika produk yang diperoleh tidak sesuai atau terindikasi palsu. Segera laporkan transaksi tersebut dengan klik ‘Komplain’ dan sertakan bukti seperti foto atau video ketika barang diterima. Tim kami akan membantu menindaklanjutinya sesuai prosedur,” kata Trisula.

Hingga saat ini, Tokopedia telah memberikan fasilitas yang cukup aman dalam berbelanja secara online. Meskipun dahulu tampilan dalam platformnya tidak “user friendly” dan membingungkan, namun sekarang pengguna barupun dapat dengan mudah bertransaksi.

Khusus dalam masalah keamanan berbelanja, Tokopedia telah memberikan fitur-fitur yang dapat melindungi pembeli dari kasus penipuan yang dilakukan oleh penjual. Adapun fitur-fitur tersebut  adalah :

1.   Toko dengan badge “Gold Merchant”

Simbol Gold Merchant adalah penjual yang berlangganan iklan di Tokopedia. Ini artinya penjual tersebut memang bersungguh-sunguh dalam berjualan di Tokopedia.

2.   Cek reputasi Toko

Fitur reputasi toko sangat membantu pembeli yang ingin melihat kredibilitas toko atau penjual sebelum melakukan transaksi pembelian. Reputasi toko memiliki beberapa tingkatan mulai dari bronze, silver, gold, dan diamond. Pastikan untuk memilih toko dengan reputasi yang baik agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

3.   Cek detail statistik Toko

Silahkan klik “Lihat Detail Statistik” di beranda toko, maka akan terlihat beberapa indikator nilai dari transaksi-transaksi yang sudah dilakukan oleh toko tersebut. Beberapa indikator yang bisa dijadikan acuan adalah nilai kualitas produknilai akurasi produk, statistik kepuasan toko terbaru, dan statistik transaksi toko. Dari sini bisa dilihat apakah toko atau penjual tersebut serius dalam menjual produk.

4.   Cek diskusi dan review

Untuk lebih menyakinkan lagi saat nanti membeli, pengguna dapat membuka “Lihat Diskusi” dan “Review“. Di fitur Lihat Diskusi terdapat percakapan yang dilakukan oleh pembeli lain ke penjual. Sedangkan di fitur “Review”  terdapat review yang diberikan pembeli lain setelah menerima barang yang dibeli di toko tersebut. Sehingga dapat dilihat tingkat kepuasan pembeli lain yang telah membeli produk di toko tersebut.

5.   Cek kapan penjual terakhir online

Di beranda toko terdapat informasi mengenai kapan terakhir kali penjual online. Informasi ini berguna untuk melihat tingkat responsibility penjual. Jika penjual jarang online tentu akan berdampak buruk pada pelayanan terhadap pembeli.

Fitur-fitur ini merupakan fitur yang telah di buat agar pengguna aman dalam berbelanja  di Tokopedia dan terhindar dari produk palsu. Yang terpenting, ketika akan berbelanja online di platform manapun, pastikan selalu untuk melihat kredibilitas toko/penjual terlebih dahulu, meskipun terlihat bahwa produk yang dijual terlihat sangat bagus. Karena hal ini menjadi penting dalam bertransaksi secara online.

Pemalsuan produk UMKM amat sangat merugikan UMKM, terlebih disaat kondisi sekarang ini, dimana pandemi Covid-19 membuat UMKM berfikir keras bagaimana agar bisa bertahan. Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan produk-produk UMKM yang dipalsukan yang banyak beredar di platform e-commerce.

Apabila #SobatSmesco dengan kategori produk kerajinan, fashion, makanan, dan herbal menemukan produknya di palsukan dan dijual di Tokopedia, segera laporkan ke Pusat Layanan UKM SMESCO.