Penyelenggaraan event internasional Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Keberadaan Sirkuit Mandalika diprediksi akan menjadi titik balik kebangkitan ekonomi, khususnya di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bagaimana tidak, banyak event berskala internasional akan diselenggarakan di NTB yang akan menjadi daya tarik luar biasa, dan juga perhatian warga dunia untuk dapat datang langsung ke Mandalika.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim suksesnya penyelenggaraan  seri penutup WSBK di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada 19-21 November 2021 kemarin. Penyelenggaraan olahraga tersebut telah ditonton lebih dari 1,6 miliar orang di suluruh dunia.

WSBK di Sirkuit Mandalika telah memberikan dampak dan pengaruh yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya di Lombok Tengah. Selain itu, WSBK juga telah memberikan peluang ekonomi bagi pelaku jasa lainnya seperti Hotel, restoran dan warung di area Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Penyelenggaraan WSBK ini juga didukung dengan keberadaan booth untuk pelaku UMKM Lombok Tengah. 50 booth disiapkan dengan harapan dapat menyerap produk-produk para pelaku UMKM. Adapun 50 booth terbagi kedalam beberapa area, dimana 10 booth berada di dalam area sirkuit, 20 booth di area parkir sisi barat, dan 20 booth di area parkir sisi timur Sirkuit Mandalika.

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menyebutkan nilai perputaran uang pada gelaran Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika menyentuh angka Rp10 miliar lebih.

Ajang WSBK juga dinyatakan telah menciptakan peluang menarik bagi UMKM lokal. UMKM yang menjual makanan dan minuman menjadi salah satu jenis usaha yang paling merasakan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan WSBK ini.

Dari sisi produk, ada 600 produk UMKM yang telah mengikuti kurasi merchandise untuk MotoGP atau WSBK. Dimana 300 produk sudah dinyatakan lolos kurasi dengan jenis produk berupa makanan olahan, kerajinan tenun, kerajinan ketak maupun kuliner lainnya.

Hadirnya event-event berskala internasional di Sirkuit Mandalika tidak lain juga berdampak terhadap masyarakat sekitar, terutama UMKM. Seperti kita ketahui bersama UMKM menjadi ujung tombak dari kebangkitan ekonomi nasional. Sehingga diharapkan dengan adanya Sirkuit Mandalika dapat mendongkrak kembali gairah para pelaku UMKM yang sempat lesu di tengah pandemi ini.