Keberhasilan Indonesia dalam pemulihan ekonomi nasional tidak lepas dari peran penting pelaku UMKM. Saat ini, pelaku UMKM di Indonesia terus tumbuh setiap tahunnya. Pada 2016, tercatat ada 61,7 juta unit UMKM di Indonesia. Dengan jumlah yang terus meningkat, hingga tahun 2021 jumlah UMKM telah mencapai 64,2 juta unit yang tesebar di berbagai sektor.

Tercatat 99,99% unit usaha di Indonesia merupakan UMKM. Dimana pelaku usaha mikro sebanyak 63,4 juta unit, pelaku usaha kecil 783,1 ribu unit, dan pelaku usaha menengah 60,7 ribu unit. Sementara pelaku usaha besar hanya sebanyak 5,5 ribu atau 0,01% dari total unit usaha di Indonesia.

Dengan jumlah UMKM yang terus bertumbuh, maka tak heran apabila UMKM menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam 5 tahun terakhir, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat dari 57,8% menjadi 60,5%. Hal ini menjadikan UMKM sebagai jaring pengaman sekaligus penggerak perekonomian.

Selain kontribusi UMKM terhadap PDB nasional, UMKM juga turut berkontribusi dalam menyerap 119,6 juta atau 96,92% dari total tenaga kerja di unit usaha Indonesia. Secara rinci, tenaga kerja di usaha mikro sebanyak 109,8 juta atau 88,97%. Kemudian, usaha kecil sebanyak 5,93 juta atau 4,81%. Dan terakhir usaha menengah sebanyak 3,79 juta atau 3,07%.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sebanyak 19 juta pelaku UMKM Indonesia telah masuk ke dalam ekosistem digital hingga bulan Mei 2022. Jumlah ini masih kurang 11 juta pelaku UMKM dari target 30 juta pelaku UMKM pada tahun 2024. Sementara total omzet dari keseluruhan pelaku UMKM yang go digital mencapai Rp500 triliun hingga Rp600 triliun.

Dalam momentum memperingati Hari UMKM Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 Agustus, Smesco mengajak semua pihak untuk mendukung UMKM masuk ke dalam ekosistem digital, selalu membeli produk lokal dan memberikan testimoni yang baik, serta mengajak kerabat untuk ikut membeli produk buatan anak bangsa.

 

 

 

“Selamat Hari UMKM Nasional untuk pahlawan ekonomi Indonesia, para pelaku UMKM di tanah air”