Potensi produk di wilayah timur Indonesia sangatlah besar dan belum terjangkau pasar di wilayah lainnya di Indonesia. Smesco bersama dengan Asosiasi dan Pemerintah Daerah berencana untuk membuka Smesco Hub Timur agar produk-produk di wilayah ini di dikurasi dan dapat dipromosikan baik di pasar lokal maupun di pasar luar negeri.

Smesco Hub Timur oleh Smesco direncanakan pembangunannya di mulai pada bulan Oktober 2021 yang berlokasi di ITDC Nusa Dua, Bali. Memiliki ruangan seluas 800 m2, Smesco Hub Timur akan menjadi pusat trading dan investasi sehingga dapat menyerap produk-produk wilayah timur Indonesia untuk tujuan pasar ekspor dengan branding “Made in Balifor the world.

"Kenapa di timur? Karena costnya jadi berat kalau harus ke Jawa dulu. Jadi lebih baik kita datangkan langsung buyer-nya ke sana," jelas Teten.

SMESCO Hub Timur ini adalah gerbang yang disediakan pemerintah agar menjadi peluang bagi UMKM di Indonesia Timur untuk bertransformasi, sehingga akselerasi produk menjadi lebih luas dalam menjangkau pasar domestik dan global, agar tercapai 100 UMKM naik kelas, dengan nilai ekspor sebesar 15 juta dollar setahun pada tahun 2024.

Selama ini pasar ekspor produk UMKM lebih banyak dilakukan oleh pelaku usaha yang berdomisili di pulau Jawa dan sekitarnya. Padahal produk-produk dari timur Indonesia, memiliki kualitas yang baik dan juga sangat menarik.

Beberapa produk yang menjadi unggulan di Indonesia Timur ini didominasi herbal dan spa, kebanyakan produk lokal yang diproduksi masyarakat di wilayah ini berupa produk olahan berbasis pertanian.

Diharapkan dengan adanya Smesco Hub Timur dapat menjadi jembatan penghubung antara UMKM dengan para buyer yang dapat semakin memajukan dan memberikan pasar yang lebih luas untuk UMKM terutama di Indonesia Timur.