Saat ini perkembangan startup di Indonesia bisa dikatakan cukup pesat. Banyak bermunculan startup-startup baru dengan ide, gagasan dan konsep yang cukup menarik. Startupranking mencatat jumlah startup di Indonesia sebanyak 2.566, dimana ruangguru menduduki peringkat pertama di Indonesia dan peringkat 17 di Dunia. Dengan jumlah tersebut Indonesia masuk dalam enam negara dengan startup terbanyak setelah Amerika, India, Inggris, Kanada, dan Australia.

Data-data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan bisnis teknologi yang mampu bersaing secara global. Dengan jumlah 2.566 startup di Indonesia, inisiatif pembentukan Startup Hub menjadi semakin relevan dan penting, karena dapat menjadi wadah strategis untuk merangkul, mengkoordinasikan, dan menunjang pertumbuhan berkelanjutan.

Untuk mendukung hal tersebut, Smesco Indonesia mengambil langkah progresif dalam upayanya membentuk Startup Hub dengan menghadiri pertemuan strategis di Singapura. Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata, merespon undangan dari UOBFinlab yang memfasilitasi pertemuan bersama Insignia Venture Capital dan Antler Venture Capital.

Pertemuan ini menjadi titik fokus penting dalam upaya menggalang kolaborasi investasi antara Indonesia dan Singapura. Mayoritas investasi yang mengalir ke Indonesia berasal dari Singapura, menjadikan negara tersebut sebagai mitra yang sangat strategis dalam rencana kerjasama ini. Adanya pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas bagaimana investasi strategis yang tepat dapat menjadi kunci utama dalam membentuk sektor-sektor baru yang mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia.

Diskusi dalam pertemuan tersebut terpusat pada bagaimana investasi strategis yang tepat dapat menjadi pendorong utama dalam menciptakan sektor-sektor baru yang mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia. Fokus utama perbincangan adalah identifikasi sektor-sektor yang sedang berkembang dan bagaimana investasi yang tepat dapat mendorong inovasi serta pertumbuhan yang berkelanjutan bagi pelaku usaha di tingkat lokal.

Melalui kerjasama ini, Smesco Indonesia berharap dapat membuka peluang baru dan memberikan dukungan yang lebih besar bagi para pengusaha muda di dalam negeri. Startup Hub yang direncanakan di Smesco bertujuan untuk menjadi wadah bagi inovasi, kolaborasi, serta pengembangan bisnis yang dapat memberdayakan lebih banyak pelaku usaha lokal. Pentingnya kerjasama ini tidak hanya terletak pada aspek investasi finansial, tetapi juga tentang pembangunan ekosistem yang mendukung pertumbuhan bisnis UKM secara berkelanjutan di Indonesia.

Turut mendampingi Dirut Smesco dari UOBFinlab adalah Janet Young , Shannon Lung, dan Marianne, yang menunjukkan komitmen dan dukungan kuat terhadapt inisiatif tersebut. Harapannya, melalui langkah progresif ini, Smesco dapat membantu membuka pintu peluang baru bagi UKM dan memberikan dampak positif pada ekosistem bisnis dan startup di Indonesia. (Ay)