JAKARTA — SMESCO Indonesia menjadikan program inkubasi bisnis sebagai strategi utama untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkembang dan naik kelas. Melalui program ini, pelaku usaha yang sebelumnya belum memenuhi syarat pembiayaan diarahkan agar lebih siap mengakses pendanaan formal.
Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco, Muhammad Rizky Firdaus, mengatakan peran Smesco saat ini tidak lagi terbatas pada pemasaran produk UMKM. Lembaga tersebut kini berfokus pada pendampingan menyeluruh, mulai dari tahap awal pengembangan usaha hingga mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Pada akhirnya kami dapat melihat produk UMKM yang mampu diserap dengan baik oleh para buyer,” ujar Rizky di sela kegiatan Finding Funding Day Financial Event di Gedung SMESCO, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, program inkubasi mencakup berbagai aspek penting, seperti penguatan model bisnis, peningkatan kualitas produksi, serta kesiapan manajemen usaha. Melalui proses tersebut, pelaku UMKM didorong memiliki sistem yang lebih profesional sehingga dapat memenuhi standar pembiayaan dari perbankan maupun investor.
Menurut Rizky, salah satu hasil utama dari program ini adalah perubahan status pelaku usaha dari yang sebelumnya belum layak mendapatkan pembiayaan menjadi layak atau bankable.
Selain itu, SMESCO juga menyediakan layanan pendukung berupa pengurusan legalitas usaha dan sertifikasi produk guna meningkatkan daya saing UMKM, baik di pasar domestik maupun internasional. Pendampingan dilakukan agar pelaku usaha mampu memenuhi berbagai persyaratan administratif dan standar kualitas yang dibutuhkan pasar.
“Layanan yang kami hadirkan meliputi pendaftaran hak merek, sertifikasi dasar seperti halal, hingga sertifikasi lanjutan untuk kebutuhan ekspor,” kata Rizky.
Sumber: Warta Ekonomi